Hotspot Karhutla Meningkat di Kalteng dan Sumsel, Kemenhut Perkuat Patroli

72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Bareskrim Sita Korek Api hingga Jeriken Solar/(Instagram)

FAKTANASIOANAL.NET – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat peningkatan titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah prioritas kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama Kalimantan dan Sumatra.

Meski jumlah nasional mengalami penurunan tipis, beberapa provinsi justru menunjukkan kenaikan signifikan yang membutuhkan perhatian serius.

Dalam siaran pers yang diunggah melalui situs resmi Kemenhut pada Kamis (8/10), pemerintah menyampaikan bahwa pemantauan karhutla terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan kebakaran. Data tersebut dikutip dari CNN Indonesia dalam artikel yang diakses pada Jumat (9/10) pagi.

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) hingga Rabu (7/10) pukul 21.00 WIB, terdeteksi 1.176 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence). Data tersebut berasal dari satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20.

“Jumlah tersebut turun 25 titik dibandingkan Selasa (6/10) yang mencatat 1.201 hotspot,” ujar Kemenhut.

Namun, kondisi di enam provinsi prioritas memperlihatkan tren berbeda. Kalimantan Tengah mencatat 225 titik, naik dari 182 titik. Sumatera Selatan meningkat menjadi 224 titik dari sebelumnya 71 titik.

Kalimantan Barat juga mengalami kenaikan dari 34 menjadi 47 titik. Sementara itu, Kalimantan Selatan bertambah dari 18 menjadi 31 titik. Berbeda dengan wilayah tersebut, Jambi mengalami penurunan dari 21 menjadi 16 titik. Adapun Riau tetap nihil.