Barnas meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk melakukannya sehingga masyarakat selalu waspada dan tidak panik.
“Hingga sebelas malam tadi kami masih merasakan gempa susulan,” ungkap Pj Bupati Garut menjelaskan warganya waspada terhadap potensi bahaya susulan dan mulai terbiasa dengan gempa.
Sosialisasi tidak hanya pada potensi bahaya gempa, tetapi juga tingkat risiko, kapasitas dan kerentanan. Setiap keluarga memiliki tingkat risiko, kapasitas dan kerentanan yang berbeda.
Tinggal di wilayah rawan bahaya gempa, BNPB meminta masyarakat selalu siap siaga menghadapinya. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan dampak gempa.
Salah satu upaya yang dapat dikembangkan oleh keluarga, yaitu rencana kesiapsiagaan keluarga, seperti adanya daftar yang harus disiapkan atau upaya yang dapat dilakukan saat gempa terjadi.[asp]










