Sejumlah tokoh lintas agama turut menandatangani dukungan untuk pengusulan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional, termasuk Romo Frans Magnis Suseno, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia Budi S Tanuwibowo, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, hingga Kepala Wisma Sangha Theravada Indonesia YM Bhikkhu Dharmasubho.
Selain itu, tokoh lainnya seperti Gus Nuril, Nadya Alfi Roihana (Wakil Ketua Harian DPP PKB), dan Havid Al Bizkit (content specialist Republika) juga hadir dalam acara tersebut.
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKB, Rusdi Kirana, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun tahapan pengajuan resmi gelar Pahlawan Nasional bagi Gus Dur.
“Secara pribadi, Gus Dur adalah pahlawan yang memberikan dampak nyata bagi saya dan banyak minoritas di Indonesia. Melalui perjuangan Gus Dur, kami yang dulu merayakan Tahun Baru Imlek secara sembunyi-sembunyi kini dapat melakukannya secara terbuka,” ujar Rusdi yang juga pendiri Lion Air Group.
PKB menegaskan, langkah ini bukan sekadar formalitas, tetapi pengakuan atas jasa Gus Dur yang telah memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman. Dengan usulan ini, diharapkan sosok Gus Dur dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun Indonesia yang lebih toleran dan inklusif. [dnl]








