Mengungkapkan kenangan masa lalunya, Jisoo mengatakan bahwa dirinya pernah dicap sebagai trainee “aneh” oleh staf YG Entertainment. “Staf mengatakan kepadaku, ‘Kami belum pernah melihat orang seperti kamu’. Rasanya seperti aku melakukan hal-hal dengan bebas yang tidak akan dilakukan trainee lain karena takut dimarahi,” jelasnya. dilansir dari berbagai sumber.
Kenangan itu kini berubah menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mengambil alih kendali penuh dalam mengelola agensinya sendiri. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga dalam hal keberanian untuk mengambil keputusan dan merintis karier di luar zona nyaman.
Sebagai CEO, Jisoo kini harus berurusan dengan berbagai aspek manajerial yang sebelumnya mungkin tidak terpikirkan saat ia masih menjadi trainee.
Tantangan seperti pengelolaan aset, persetujuan pembelian barang bahkan hal-hal kecil sekalipun harus melalui proses yang ketat. “Aku berpikir, ‘Apakah aku perlu tahu tentang ini juga?’ Awalnya aku memberi tahu mereka, ‘Aku ingin melihat semuanya’. Begitulah seluruh masalah mouse ini muncul, dan aku berpikir, ‘Mengapa mereka tidak membeli yang bagus dari awal saja?'” ungkapnya dengan nada canda namun penuh refleksi. dilansir dari berbagai sumber.
Perjalanan ini menunjukkan bahwa di balik kemewahan dunia hiburan, terdapat proses belajar dan adaptasi yang tidak mudah.











