JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pergerakan harga emas selalu menjadi sorotan di pasar global, terutama ketika terjadi fluktuasi signifikan.
Pada perdagangan Kamis, 6 Maret 2025, harga emas mengalami penurunan akibat kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor.
Perubahan ini terjadi setelah tiga sesi perdagangan sebelumnya yang menunjukkan tren kenaikan. Saat ini, pasar juga tengah menantikan data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan rilis pada Jumat, 7 Maret 2025.
Penurunan harga emas spot tercatat mencapai 0,1% hingga US$ 2.915,83 per ons, sedangkan kontrak berjangka emas AS hampir tetap di level US$ 2.926,6 per ons.
Dinamika ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar emas terhadap faktor-faktor eksternal seperti kebijakan moneter dan data ekonomi dari AS.
