JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Sektor infrastruktur di Indonesia terus berkembang pesat sebagai salah satu bisnis investasi yang menjanjikan.
Proyek-proyek infrastruktur, terutama jalan tol, menjadi andalan karena memenuhi kebutuhan masyarakat akan mobilitas yang lebih efisien dan aman.
Banyak konglomerat besar mulai merambah sektor ini dengan melakukan investasi strategis, termasuk Jusuf Hamka, Anthoni Salim, Sugianto Kusuma alias Aguan, Eka Tjipta Widjaja, dan William Soerjadjaja. Bahkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut ambil bagian dalam pengembangan proyek infrastruktur nasional.
Jusuf Hamka, melalui PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP), telah mengoperasikan sejumlah jalan tol strategis di sekitar wilayah Jabodetabek.
CMNP merupakan pionir dalam bisnis tol swasta di Indonesia dengan mengelola 7 jalan tol, seperti Jalan tol Ir. Wiyoto Wiyono (Cawang-Tanjung Priok) dan Jalan tol Bogor Outer Ring Road.
Sementara itu, Anthoni Salim memimpin Grup Salim yang melalui PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) serta konsorsium GIC-MPTC telah melakukan akuisisi saham di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dengan nilai triliunan rupiah.
Konglomerat lainnya, seperti Sugianto Kusuma alias Aguan, tengah menggarap proyek tol baru yang menghubungkan Tangerang dengan utara Jakarta, dan Eka Tjipta Widjaja dari Grup Sinar Mas yang mengembangkan jalan tol strategis di wilayah Serpong.
Bahkan, William Soerjadjaja melalui Astra Tol Nusantara turut mengambil bagian dalam investasi infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia.











