Dengan hadirnya petugas tambahan dari Indonesia, komunikasi dengan jamaah yang datang dari berbagai daerah dapat berjalan lebih lancar, sehingga mengurangi potensi kendala pada saat pelaksanaan ibadah haji.
Kementerian Agama sudah menyiapkan jadwal bimbingan teknis (bimtek) untuk petugas haji mulai 14-20 April 2025.
Distribusi petugas ke pos layanan seperti bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, dan transportasi dikalibrasi agar seluruh aspek pelayanan terintegrasi.
Selain itu, proses pendataan melalui sistem e-Hajj memastikan bahwa tambahan kuota langsung terealisasi dengan cepat dan akurat, sehingga para petugas siap mendampingi jamaah haji sebelum keberangkatan yang dijadwalkan pada 1 Mei 2025.
Dukungan Pemerintah Arab Saudi atas permohonan ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kualitas ibadah haji. Sinergi yang terjalin diharapkan juga dapat mengoptimalkan layanan haji secara keseluruhan dan memberikan pengalaman terbaik bagi setiap jamaah Indonesia.[dit]











