Iran Tolak Campur Tangan Asing di Selat Hormuz, Tegaskan Pembersihan Ranjau Jadi Tanggung Jawab Teheran

Manuver Kilat 48 Jam Menlu Iran: Putin Siap Pasang Badan, AS Terjepit di Selat Hormuz!/(pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Iran menegaskan tidak memerlukan keterlibatan negara lain dalam proses pembersihan ranjau di Selat Hormuz.

Sikap tersebut disampaikan di tengah munculnya usulan sejumlah negara Barat untuk ikut mengamankan jalur pelayaran internasional yang sebelumnya terdampak konflik di kawasan.

Dilansir dari CNBC, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa mekanisme pembersihan ranjau telah diatur secara jelas dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) yang telah disepakati.

Karena itu, Teheran menilai tidak ada alasan bagi pihak ketiga untuk ikut campur dalam pelaksanaan kesepakatan tersebut.

Baghaei menjelaskan bahwa poin kelima dalam MoU antara Iran dan Amerika Serikat mengatur secara rinci mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

“Pembersihan ranjau di Selat Hormuz diatur oleh nota kesepahaman terkait, dan Teheran tidak melihat perlunya intervensi pihak ketiga,” kata Baghaei pada Senin (30/6), dikutip Al Jazeera.

Dalam kesepakatan tersebut, Iran diberikan hak sekaligus tanggung jawab untuk menyelesaikan pembersihan ranjau dalam waktu 30 hari.

Dengan ketentuan itu, Teheran menilai proses pengamanan jalur pelayaran tetap berada di bawah kewenangan Iran sesuai isi perjanjian yang telah ditandatangani kedua negara.

MoU tersebut disahkan secara elektronik oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dari lokasi masing-masing tanpa pertemuan langsung.