Harga Emas Global Turun Tajam

Emas Antam/@pixabay)

Pemerintah Beijing bahkan meminta masukan pelaku bisnis soal daftar produk yang bisa dikecualikan.

Sementara itu, Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa negosiasi langsung dengan China masih berlangsung, menandakan adanya harapan pelonggaran lebih lanjut. Ekspektasi ini membuat sentimen ‘flight to safety’ emas mereda, sehingga menekan harga dalam jangka pendek.

Meskipun demikian, harga emas berjangka AS pada penutupan pekan turun 1,5% ke US$ 3.298,40 per troy ons, dan secara keseluruhan melemah 1,2% dalam sepekan.

Namun, secara tahunan, emas masih mencatat kenaikan lebih dari 25% dan sempat menyentuh rekor US$ 3.500,05, menegaskan posisinya sebagai aset safe-haven andalan di tengah ketidakpastian ekonomi global serta aksi akumulasi dari bank sentral berbagai negara.

Analis City Index dan FOREX, Fawad Razaqzada, menambahkan bahwa “kekhawatiran terhadap perang dagang” pernah mendorong reli emas sebelumnya, tetapi hasil nyata negosiasi masih butuh waktu untuk terlihat sepenuhnya.[dit]