Menakar Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2025

Menakar Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia/(ilustrasi/fkn)

Padahal, saat ekspor dan investasi juga tumbuh lemah—masing-masing 1,38% dan 2,12%—konsumsi domestik menjadi satu-satunya jangkar pertumbuhan.

Jika pemerintah segera meluncurkan stimulus berupa insentif pajak untuk UMKM, subsidi harga pangan strategis, dan perluasan bantuan sosial produktif, daya beli masyarakat bisa terjaga dan pertumbuhan meningkat kembali.

Daya beli rumah tangga bukan sekadar angka statistik, melainkan fondasi utama ekonomi yang mampu menyerap guncangan eksternal.

Ketika permintaan domestik kuat, para pelaku usaha berani memperluas produksi dan menciptakan lapangan kerja.

Dengan demikian, strategi jangka panjang harus mengutamakan penguatan konsumsi dalam negeri, bukan semata-mata investasi dan ekspor.[dit]