Alhamdulillah, Aksi Demo Ojol Berakhir Damai, Besok Perwakilan Ojol Bertemu Komisi V DPR

Aksi Demo Ojol di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat/Long-fkn.

“Selama ini kami seperti sapi perah. Pemerintah harus hadir dan mengintervensi. Jangan lagi ada pembiaran seperti saat ini, aplikasi saling perang tarif yang menyebabkan driver menjadi korban karena harus menerima upah/tarif murah, promo-promo murah/hemat kepada pelanggan,” teriak Yanti, driver ojol menggunakan alat pengeras suara di mobil komando.

Sementara itu, Ketua Umum Godams, Agam Zubir mengungkapkan aksi yang mereka lakukan secara serentak di Indonesia sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah yang selama ini seolah abai dengan nasib para driver ojek online. Mereka mendesak agar dibuat regulasi tarif yang layak bagi ojol di tanah air, termasuk di Sumut.

“Terbitkan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang (Perpu), sebagai regulasi untuk payung hukum ojol,” ungkap Agam dari mobil komando di hadapan ribuan driver ojol.

Ribuan pengemudi juga ikut dalam demo di Surabaya. Mereka yang tergabung Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur mendatangi Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya.

Sebelumnya mereka melakukan orasi dan aksi di beberapa tempat seperti Polda Jatim, Dinas Kominfo Jatim, Dinas Perhubungan Jatim, dan sejumlah kantor aplikator.

Saat mendatangi kantor salah satu aplikator di Jalan Ngagel Surabaya, ribuan massa ojol memadati jalanan, membuat polisi mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Sumatera, Jalan Bawean hingga Jalan Dinoyo.

Ketua Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur (Jatim), Tito Ahmad mengatakan, pihaknya menolak program ‘Hemat’ dari aplikator.

“Bagi managemen Grab, Gojek harus menghapus program Hemat Berbayar, Hemat, Goceng, Slot, atau program apapun yang merugikan mitra,” kata Tito.

Tak lama, salah satu perwakilan aplikator menemui ribuan pengendara ojol yang sudah memenuhi depan kantornya. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPRD Jawa Timur (Jatim).

“Kami menerima segala perjuangan rekan-rekan hingga saat ini. Jadi kemarin sudah kita ketahui bersama ada audiensi di kantor DPRD,” ucap Koordinator Regional Gojek Jatim, Sarwo Adi.[zul]