Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Didampingi Putra dan Ratusan Kader PDIP

BLITAR, FAKTANASIONAL.NET – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, pada Minggu (14/6/2026) sore.

Putri sulung Soekarno, Megawati Soekarnoputri, Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), berziarah ke makam Sang Proklamator.

Megawati yang tiba dari Bali dan mendarat di Bandara Kediri langsung disambut meriah oleh barisan kader yang telah menunggu. Ratusan kader dari Blitar dan Malang terlihat memadati lokasi, menyambut langsung putri Bung Karno tersebut. Dari bandara itu, Megawati dan rombongan bergerak ke Blitar.

Dalam rombongan, Megawati didampingi oleh putranya, M. Prananda Prabowo, serta cicitnya, bersama anggota keluarga besar lainnya yakni Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno.

Jajaran elite partai juga tampak kompak mendampingi. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Turut mendampingi adalah sejumlah Ketua DPP PDIP, antara lain: Deddy Yevri Sitorus (Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif sekaligus anggota Komisi II DPR RI), Darmadi Durianto (Ketua DPP Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja), Ronny Talapessy (Ketua DPP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional), serta Said Abdullah (Ketua DPP Bidang Perekonomian dan Ketua DPD PDIP Jawa Timur), yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Selain nama-nama tersebut, menarik untuk dicatat hadir pula Prof. Connie Rahakundini Bakrie, sahabat Megawati yang juga Guru Besar Universitas St.Petersburg Rusia. Juga tampak Samuel Wattimena yang juga anggota DPR RI Fraksi PDIP.

Usai berdoa, Megawati keluar kompleks makam dengan digandeng putranya, M.Prananda Prabowo. Keduanya lalu melambaikan tangan ke arah massa rakyat yang sudah menunggu. Megawati lalu berjalan menghampiri kerumunan itu. Ia menarik tangan tiga orang anak, satu lelaki dan dua perempuan. Megawati kemudian berdialog dengan mereka.

Usai berdialog dengan ketiga anak itu, Megawati meminta izin kepada masyarakat dan berjalan ke arah mobilnya. Lalu seorang ibu berkaos kuning merangsek ke arah Megawati, memanggil “Bunda Mega”, sembari menjulurkan tangan untuk bersalaman. Megawati tersenyum lalu berhenti dan menyambut tangan ibu tersebut.