Sri Mulyani Ungkap Kebijakan Tarif AS di Bawah Trump Picu Proteksionisme

Sri Mulyani//(Instagram)

Dalam KEM-PPKF 2026, fokus kebijakan fiskal adalah penguatan kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi.

Anggaran diarahkan pada subsidi strategis, pembangunan infrastruktur ketahanan energi, dan insentif sektor industri mineral kritis.

Untuk meredam tekanan inflasi, pemerintah menyiapkan buffer fiskal dan dukungan anggaran selektif pada sektor-sektor vital.

Sri Mulyani menegaskan, Indonesia akan tetap berposisi nonblok dan aktif dalam forum internasional untuk mengurangi risiko eksternal.

Pandangan Sri Mulyani menunjukkan pentingnya kebijakan adaptif di tengah dinamika global yang cepat berubah.

Dengan KEM-PPKF 2026, Indonesia membangun landasan fiskal yang kuat untuk menghadapi tantangan proteksionisme dan menjaga stabilitas ekonomi sepanjang dekade mendatang.[dit]