TEKNO, FAKTANASIONAL.NET – Samsung sempat menghadirkan Galaxy S25 Edge dengan desain ringan dan ramping, berharap menarik minat penggemar smartphone flagship. Namun laporan internal mengungkap penjualan perangkat ini jauh di bawah target sejak peluncuran akhir Mei 2025, memaksa Samsung menurunkan proyeksi produksi.
Hadir dengan layar melengkung khas Edge, model ini dirancang sebagai alternatif Plus yang penjualannya selama tiga generasi kurang menggigit. Sayang, konsumen tampaknya belum sepenuhnya merespons perubahan—mungkin karena preferensi terhadap varian standar atau Foldable yang semakin populer.
Sumber menyebut, selama tiga bulan awal biasanya penjualan flagship stabil, tapi S25 Edge gagal memenuhi angka minimal. Samsung pun menyesuaikan target produksi, mengurangi unit yang akan dirakit. Spekulasi muncul, apakah Edge akan menggantikan Plus di seri S26 tahun depan, atau Samsung akan mengembalikan format tiga model seperti sebelumnya.











