Hubungan erat ini menguatkan kekhawatiran Seoul akan konsekuensi keamanan di Semenanjung Korea jika keterlibatan Korut di medan perang Eropa meningkat.
Pengiriman pasukan Korut ke Rusia bukanlah yang pertama; tahun lalu lebih dari 12.000 tentara Korut sudah dikerahkan ke wilayah Kursk.
Dengan konfirmasi baru dari NIS, Korea Selatan dan sekutunya perlu memantau lebih ketat aliran personel dan peralatan militer lintas benua. Praktik semacam ini berpotensi memperpanjang konflik di Ukraina dan memicu ketegangan global.[dit]










