JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan sembilan saksi pada Kamis, 3 Juli 2025, terkait dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mengungkap skema “komitmen fee” pada proyek peningkatan jalan yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2015.
Penyidik KPK mendalami keterangan sembilan saksi dengan inisial SK, AS, BHS, MRW, FMN, SR, SYA, HAR, dan FP. Mereka semua dianggap memiliki andil dalam proses pengadaan dan pelaksanaan proyek peningkatan jalan di wilayah Mempawah.
Fokus pemeriksaan tertuju pada sejauh mana masing‑masing saksi terlibat dalam penetapan dan penyaluran komitmen fee kepada pihak‑pihak tertentu sebagai syarat mendapatkan kontrak pekerjaan. Pemeriksaan berlangsung di Polda Kalimantan Barat, yang dipilih agar proses wawancara saksi lebih efektif dan konfidensial.
Selain memeriksa saksi, penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi terkait kasus ini. Sejumlah dokumen kontrak, kuitansi pembayaran, dan berkas administrasi proyek berhasil diamankan sebagai barang bukti.
Meski penyidik belum membeberkan inisial tersangka kepada publik, KPK menyatakan telah menetapkan pihak yang dianggap bertanggung jawab.










