Pemerintah Siapkan Serapan Besar-besaran untuk Hadapi Panen GKP Juli–Agustus 2025

Pabrik gula/(Ilustrasi/@pakxabay

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Menjelang puncak panen Gula Kristal Putih (GKP) pada Juli–Agustus 2025, pemerintah Indonesia menyiapkan strategi penyerapan besar-besaran melalui BUMN pangan.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan memastikan serapan maksimal dan mendukung harga petani sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP).

Arief menyatakan, “BUMN pangan harus menyerap produksi petani kita sebagai bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Ini bentuk nyata keberpihakan Presiden Prabowo terhadap petani.” Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menyiapkan dana Rp 1,5 triliun guna membeli gula petani dengan harga minimal Rp 14.500 per kilogram.

Saat ini, stok CPP untuk gula tercatat 46.000 ton, dengan 40.000 ton dikelola ID FOOD dan 6.000 ton oleh Perum Bulog. Tambahan panen Juli–Agustus diharapkan memperkuat stok tersebut.

Berdasarkan FAO Food Outlook Biannual Report Juni 2025, produksi gula Indonesia 2024/2025 diproyeksi mencapai 2,6 juta ton, menempatkan Indonesia sebagai produsen kedua terbesar di ASEAN.