JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Indonesia kini menikmati surplus jagung nasional yang melimpah, membuktikan ketangguhan sektor pertanian dalam menjaga ketersediaan pangan domestik.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa produksi jagung pipilan kering pada semester pertama 2025 mencapai 8,07 juta ton, naik 12,9% dibanding periode yang sama tahun 2024, Jumat (18/7/2025).
Angka ini menegaskan bahwa kerja keras petani, penyuluh, hingga dukungan kebijakan pemerintah telah memberikan hasil nyata.
Berbagai program Kementerian Pertanian, mulai dari perbaikan benih unggul, pendampingan teknis di lapangan, hingga optimalisasi irigasi, telah diterapkan secara terukur.
Pendekatan holistik ini tidak hanya memacu produktivitas, tetapi juga menekan biaya usaha tani. Dengan efisiensi yang lebih baik, petani mendapatkan nilai tambah lebih tinggi—mulai dari hulu hingga hilir.
Surplus jagung tidak hanya untuk konsumsi dalam negeri. Kementan mendorong pengembangan pasar ekspor, menjadikan Indonesia sebagai salah satu penyuplai jagung ke negara-negara tetangga.











