Harga Minyak Anjlok Lebih dari 1%

Harga Minyak Global Anjlok Drastis, Ternyata Dampak dari Ini!/(Ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak mentah merosot lebih dari 1% pada sesi perdagangan terakhir, dipicu rencana peningkatan pasokan OPEC+ dan kekhawatiran melemahnya permintaan global setelah ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap India soal pembelian minyak Rusia.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC+) sepakat menambah produksi 547.000 barel per hari untuk September.

Sehingga kontrak Brent turun US$ 0,82 (1,2%) ke US$ 67,94 per barel, dan WTI tergelincir US$ 0,88 (1,3%) ke US$ 65,41.

Epek Penambahan Produksi OPEC+ pada Harga Minyak

Keputusan OPEC+ untuk meningkatkan kuota produksi di tengah suplai yang sudah longgar menimbulkan tekanan ke harga.

Dengan tingkat produksi yang kembali naik, kekhawatiran kelebihan pasokan semakin nyata. Investor memprediksi stok global akan terisi kembali, sehingga tekanan jual pada kontrak berjangka kian kuat.

Reaksi Pasar Global soal Harga Minyak

Selain faktor pasokan, ancaman Trump kepada India—pembeli minyak Rusia terbesar dengan impor 1,75 juta barel per hari pada paruh pertama tahun ini—menimbulkan ketidakpastian permintaan.