Dukung Pengembangan Urban Farming di Ibu Kota, Pemprov DKI Siapkan Panel Surya

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau lokasi pertanian vertikal Ladang Farm di Cilandak (Urban Farming), Jakarta Selatan, pada Kamis (18/9/2025)/Diskominfotik.

Gubernur Pramono berharap, kehadiran Pemprov DKI Jakarta di Ladang Farm dapat membantu memperluas promosi produk panen, sehingga lebih dikenal masyarakat sebagai bagian dari alternatif pertanian modern di perkotaan.

“Tempat ini bisa menjadi role model. Biasanya urban farming dilakukan dalam skala kecil, tapi di sini sudah mencapai skala industri menengah. Walaupun tenaga kerja yang diserap masih terbatas, ide dan gagasannya yang patut diapresiasi. Karena itu, saya meminta jajaran untuk mempelajari lebih jauh hambatan yang mereka hadapi agar bisa kita dukung,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dinas KPKP DKI Jakarta, jumlah pelaku urban farming di Jakarta saat ini mencapai 5.910 orang dengan 521 kelompok tani.

Pemprov DKI telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sarana produksi, pendampingan teknis dan kelembagaan oleh tenaga penyuluh, edukasi serta pelatihan, hingga kolaborasi dengan swasta, BUMN, BUMD, TNI, Polri, lembaga pemasyarakatan, lembaga keagamaan, dan masyarakat.

Selain itu, dari sisi kebijakan, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyusun peta jalan pengembangan urban farming berbasis ruang melalui Desain Besar Pertanian Perkotaan 2018–2030.

Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga, menambah pendapatan, menyerap tenaga kerja, mengendalikan inflasi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan tanaman asli Jakarta.[zul]