Pernyataan ini muncul di tengah berlangsungnya pembicaraan antara perwakilan Israel dan Palestina yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Qatar, Mesir, dan Turki.
Forum diplomatik ini menjadi bagian dari inisiatif internasional untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Jalur Gaza berdasarkan rancangan gencatan senjata yang diusulkan Washington.
Meskipun rincian kesepahaman antara pihak Hamas dan mediator belum dipublikasikan, sejumlah analis menilai pernyataan Trump sebagai indikasi adanya celah diplomatik yang mulai terbuka. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa tantangan implementasi di lapangan masih sangat besar.
Negosiasi yang digelar di Kairo itu diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi baik dari pihak Hamas maupun pemerintah Israel terkait klaim kemajuan yang disampaikan oleh Presiden Trump.[zul]











