DPR Apresiasi BLT Tambahan Rp30 Triliun, Ingatkan Pentingnya Validitas Data Penerima

Segini BLT di Korea Selatan 2025/(ilustrasi/@pixabay)

Menurutnya, ini adalah bukti kehadiran negara untuk memastikan rakyat kecil dapat bertahan dan tetap berdaya. Diketahui, program tambahan senilai Rp900.000 per KPM ini telah dimulai penyalurannya sejak Senin, 20 Oktober 2025. Program ini merupakan tambahan dari program Kartu Sembako atau BLT Reguler yang sudah berjalan.

Pesan Akuntabilitas dan Kemandirian

Meski mengapresiasi, legislator Partai NasDem ini memberikan beberapa catatan penting agar program berjalan efektif dan akuntabel. Charles mendorong pemerintah memastikan program tersebut tepat sasaran melalui penggunaan Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN) yang valid dan mutakhir.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan negara harus tepat guna dan tepat sasaran. Data yang kuat adalah fondasi utama agar bantuan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” jelasnya. Ia mengingatkan pentingnya meminimalisasi risiko tumpang tindih, duplikasi, maupun kesalahan sasaran penerima.

Charles juga berharap BLT ini tidak hanya menjadi respons jangka pendek. “Kita berharap adanya transformasi, bagaimana bantuan ini bisa menjadi awal dari kemandirian keluarga, dengan dukungan program pendampingan yang terintegrasi,” pungkasnya.[dit[