Sinyal ini muncul di tengah penutupan sebagian pemerintahan AS yang menghambat rilis data ekonomi penting, menambah lapisan ketidakpastian. Dalam situasi ini, investor cenderung beralih ke aset aman seperti emas untuk melindungi nilai kekayaan mereka dari potensi gejolak ekonomi dan geopolitik.
Ketidakpastian Kesepakatan Dagang AS-China
Meskipun Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan baru dengan China, pasar meresponsnya dengan skeptis. Kesepakatan itu mencakup penurunan tarif impor AS (dari 57% menjadi 47%) dan komitmen pembelian kedelai serta pengawasan fentanil dari Beijing.
Namun, pelaku pasar menilai perjanjian tersebut belum memberikan kepastian hukum yang kuat dan khawatir gencatan senjata ini hanya bersifat sementara. Keraguan ini memicu pelemahan di pasar saham global dan mendorong investor memburu aset safe-haven. Penguatan ini juga terlihat pada logam mulia lainnya, di mana perak naik 2,7%, platinum melonjak 1,2%, dan paladium melesat 3,4%.[dit]











