“Keamanan QRIS merupakan tanggung jawab bersama,” jelas Filianingsih, Senin (3/11/2025). Pedagang memiliki peran krusial dalam pencegahan. Mereka diimbau untuk selalu menjaga agar kode QRIS berada di bawah pengawasan, mengawasi setiap proses transaksi, dan selalu memastikan status pembayaran berhasil melalui notifikasi yang masuk.
Tips Aman Transaksi bagi Konsumen
Tanggung jawab tidak hanya berada di tangan pedagang. Konsumen atau pembeli juga wajib meningkatkan kehati-hatian sebelum memindai kode QRIS. Filianingsih menegaskan pentingnya memeriksa identitas merchant yang muncul pada aplikasi pembayaran.
“Pastikan nama merchant sesuai. Jangan sampai QRIS-nya tertulis atas nama yayasan, tapi tokonya adalah bengkel atau toko onderdil,” ujarnya mencontohkan ketidaksesuaian yang harus diwaspadai. BI dan ASPI berkomitmen terus memperkuat pengawasan untuk meningkatkan perlindungan konsumen dari modus penipuan semacam ini.[dit]
