Kepala RS Bhayangkara Medan, Kombes Pol dr Taufik Ismail, menjelaskan bahwa dari 361 jenazah, 321 korban telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi menghadapi kendala besar karena sebagian jenazah ditemukan dalam kondisi membusuk dan rusak parah akibat lamanya waktu evakuasi.
Jenazah Tak Teridentifikasi Akibat Akses Putus
Taufik juga mengungkapkan bahwa terdapat 40 jenazah yang belum sempat diidentifikasi oleh tim DVI dan terpaksa dimakamkan langsung oleh warga. Hal ini terjadi karena akses jalan yang terputus total membuat jenazah tidak dapat dibawa ke posko DVI sebelum membusuk. Upaya pencarian 103 korban hilang terus dilakukan, meski terhambat oleh cuaca ekstrem dan kerusakan jalan.[dit]











