Kernet Tewas dalam Insiden Kecelakaan Maut di Anjongan Usai Pikap Menabrak Pohon

Kecelakaan maut di Anjongan melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut buah durian yang menabrak pohon hingga menewaskan satu orang. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Seorang kernet mobil pikap pengangkut buah durian meninggal dunia usai terlibat kecelakaan maut di Anjongan KM 68.500 rute Mandor-Sungai Pinyuh pada Rabu (1/7) sekitar pukul 05.30 WIB.

Insiden nahas ini terjadi setelah kendaraan niaga bernomor polisi KB 8170 LD tersebut lepas kendali lalu menghantam keras sebuah pohon di pinggir jalan raya.

Kanit Laka Yogi Permana membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut di Anjongan yang masuk ke dalam wilayah administratif Kabupaten Mempawah tersebut.

Yogi menjelaskan bahwa kendaraan roda empat tersebut melaju dengan rute perjalanan dari arah Mandor menuju kawasan Sungai Pinyuh.

“Mobil pickup ini dikemudikan oleh Riki, dan rekannya selaku kernet atas nama Yanto. Saat itu, mobil mengangkut muatan buah durian,” jelas Yogi.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara kendaraan niaga tersebut diduga kuat dipacu dengan kecepatan sangat tinggi saat melintasi jalanan yang lengang.

Pengemudi kehilangan konsentrasi sehingga laju mobil tiba-tiba oleng lalu melebar ke sisi kiri jalan raya.

“Diduga, mobil truk ini berkecepatan tinggi hingga kehilangan kendaraan. Mobil melebar ke arah kiri jalan raya dan menabrak pohon dipinggir jalan mengakibatkan mobil terguling,” tuturnya.

Benturan keras antara bodi bodi depan mobil dan batang pohon tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar serta para pengendara yang kebetulan melintas.

Masyarakat secara swadaya langsung berupaya mengevakuasi tubuh Riki dan rekannya Yanto dari dalam kabin kendaraan yang ringsek parah.

Kedua korban kecelakaan tunggal ini langsung dilarikan ke fasilitas medis Puskesmas Sungai Pinyuh guna mendapatkan pertolongan pertama yang krusial.

Namun takdir berkata lain karena nyawa Yanto tidak dapat diselamatkan setibanya di pusat kesehatan masyarakat tersebut.

“Namun, korban atas nama Yanto dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius dibagian kepalanya,” pungkasnya.

(*Red)