JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak dunia menunjukkan pergerakan yang stabil pada Selasa, 9 Desember 2025, setelah sebelumnya mengalami penurunan sekitar 2 persen. Pasar komoditas energi kini memfokuskan perhatian pada dua isu global krusial yang diprediksi akan menjadi penentu arah harga: kemajuan pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina, serta keputusan suku bunga dari The Federal Reserve Amerika Serikat (AS).
Pengaruh Geopolitik dan Kebijakan Moneter
Saat perdagangan pagi, harga minyak Brent sedikit turun menjadi 62,47 Dolar AS per barel, dan West Texas Intermediate (WTI) juga melemah tipis. Penurunan harga sebelumnya dipicu oleh pulihnya produksi di ladang minyak West Qurna 2 Irak. Analis pasar senior Tim Waterer menyatakan bahwa harga bergerak dalam rentang yang sempit karena pasar menunggu hasil pembicaraan damai. Jika pembicaraan gagal, harga berpotensi naik; namun, kemajuan dapat memicu penurunan karena peluang kembalinya pasokan Rusia ke pasar global.










