Semula ditargetkan selesai pada 2027, Danantara mempercepat agenda konsolidasi BUMN ini agar rampung pada tahun 2026. Percepatan ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing BUMN di kancah persaingan global. Dengan struktur yang lebih ramping, BUMN diharapkan dapat bergerak lebih lincah dan kompetitif.
Efisiensi Struktur Menyeluruh
Danantara melihat potensi penghematan besar bukan hanya dari pengurangan jumlah entitas usaha, tetapi juga dari penyederhanaan struktur manajemen. Efisiensi dilakukan hingga ke jajaran Board of Commissioners (BOC) dan Board of Directors (BOD). Bhimo Aryanto menekankan bahwa lapisan manajemen yang terlalu banyak dapat mengurangi daya saing perusahaan, karena setiap lapisan menambah biaya yang membuat produk atau layanan BUMN kurang efisien dibandingkan pesaing.[dit]











