Visi Mitigasi Megawati: PDIP Dorong Politik Tata Ruang Ramah Bencana

Hasto juga memaparkan visi “Politik Hijau” Megawati yang menitikberatkan pada perlindungan alam sebagai benteng alami bencana. Megawati menginstruksikan setiap daerah untuk membangun nursery atau pusat pembibitan tanaman pelindung.

Contoh nyata adalah pengembangan cemara udang di pesisir Bantul dan penanaman mangrove di Surabaya. Tanaman ini terbukti secara ilmiah mampu memecah energi gelombang tsunami dan melindungi ekosistem pantai.

“Ibu Mega teringat pesan Ibu Fatmawati saat di Bengkulu bahwa cemara udang memiliki akar yang sangat kuat untuk melindungi pantai dari tsunami. Visi inilah yang kita terjemahkan ke dalam kebijakan kepala daerah PDI Perjuangan, agar setiap wilayah memiliki benteng hayati yang kokoh,” jelas Hasto.

Lebih jauh, PDI Perjuangan mendorong penerapan politik tata ruang yang ketat. Hasto menekankan agar kepala daerah dan anggota legislatif dari partai berlambang banteng ini memastikan pemukiman rakyat tidak dibangun di atas jalur sesar aktif atau daerah rawan likuefaksi seperti yang pernah terjadi di Palu.

Pemahaman mengenai pergeseran lempeng dan ancaman megathrust menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan hunian.
“Mari kita berdoa memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa agar misi ini berjalan lancar,” tegas Hasto.