SELEB, FAKTANASIONAL.NET – Nama pemerhati anak Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, mendadak menjadi sorotan tajam netizen di media sosial.
Hal ini bermula dari rilisnya buku memoar aktris Aurelie Moeremans di awal tahun 2026 yang mengungkit kembali kisah kelam masa lalunya. Publik kembali mempertanyakan efektivitas perlindungan anak saat kasus dugaan grooming Aurelie mencuat satu dekade silam.
Netizen menyoroti kembali keluhan ayah Aurelie, Jean Marc Moeremans, yang merasa laporannya ke lembaga perlindungan anak kala itu tidak mendapat tindak lanjut maksimal.
Di platform X, kritik pedas mengalir deras yang menuding Kak Seto hanya proaktif pada kasus-kasus tertentu. Hal ini memicu perdebatan mengenai akuntabilitas lembaga perlindungan anak di Indonesia secara keseluruhan.











