BGN mencatat sudah ada 21.005 unit yang berdiri, lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Dadan yakin pada akhir Januari angka ini bisa menyentuh 22.000 unit.
Untuk menyokong program raksasa ini, pemerintah telah mengalokasikan dana yang sangat besar.
BGN menerima pagu anggaran sebesar Rp 268 triliun, ditambah dana cadangan atau standby senilai Rp 67 triliun. Dengan total mencapai Rp 335 triliun, anggaran tahun ini melonjak drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 71 triliun.[dit]











