FAKTANASIONAL.NET – Ajang kolaboratif bertajuk CONNECT – The Strong Minor Project 2026 resmi digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 24–25 Januari 2026. Mengusung tema besar “Modern Struggles”, acara ini dirancang sebagai ruang temu spiritual, edukatif, dan gaya hidup yang menyasar generasi muda serta keluarga Muslim dalam merespons kompleksitas tantangan kehidupan modern.
CONNECT 2026 menghadirkan deretan ulama dan tokoh Islam berpengaruh dari tingkat global hingga nasional. Sejumlah nama internasional seperti Mufti Menk, Syeikh Assim Al-Hakeem, Shaykh Wael Ibrahim, dan Dr. Muhammad Salah tampil berdampingan dengan asatiz Indonesia, antara lain Ust. Khalid Basalamah, Ust. Syafiq Riza Basalamah, Ust. Abduh Tuasikal, dan Ust. Sidqi Zimah.
Sebagai sebuah pengalaman sosial yang komprehensif, CONNECT 2026 mengombinasikan berbagai format kegiatan, mulai dari diskusi publik, pameran inspiratif, sportainment, hingga showcase multi-produk. Pendekatan ini menegaskan model dakwah yang kontekstual dan adaptif terhadap realitas umat, tanpa mengesampingkan kedalaman nilai-nilai keislaman.
CEO The Strong Minor Project, Ratna Galih, menjelaskan bahwa tema Modern Struggles diangkat untuk merefleksikan kondisi umat Islam di era kontemporer yang diwarnai krisis identitas, tekanan sosial, kelelahan mental dan spiritual, serta tantangan menjalankan peran sosial di tengah percepatan zaman. Menurutnya, Islam tetap relevan sebagai panduan hidup yang mampu menyeimbangkan iman, rasio, emosi, dan tanggung jawab sosial.
Dari sisi visual, CONNECT 2026 mengusung atmosfer cerah dengan dominasi warna pink, hijau, dan oranye yang merepresentasikan optimisme, kehangatan, dan harapan. Pendekatan ini dimaksudkan untuk membangun ruang dialog yang inklusif dan ramah, sekaligus mematahkan stigma bahwa pembahasan iman dan kesehatan mental harus disampaikan secara kaku dan menghakimi.
Kolaborasi perspektif global dan lokal menjadi salah satu kekuatan utama CONNECT 2026. Kehadiran para ulama internasional dan nasional diharapkan mampu menghadirkan pandangan Islam yang universal namun tetap membumi, khususnya dalam isu keluarga, akidah, muamalah, dan tantangan sosial umat di Indonesia.








