FAKTANASIONAL.NET – Para penggerak pelabuhan yang tergabung dalam berbagai organisasi buruh resmi mendeklarasikan pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia (DBPI) dengan mengusung tema “Pelabuhan Rumah Kita, Mari Jaga Bersama”. Deklarasi ini menandai konsolidasi nasional pekerja pelabuhan dalam memperkuat peran strategis sektor kepelabuhanan sebagai simpul utama aktivitas ekonomi nasional.
Deklarasi tersebut menegaskan bahwa pelabuhan bukan semata ruang kerja, melainkan “rumah besar” bagi jutaan pekerja maritim yang menjaga gerbang perdagangan dan distribusi nasional. Sebagai rumah bersama, pelabuhan harus dirawat melalui sinergi, disiplin kolektif, dan komitmen berkelanjutan seluruh elemen pekerja di seluruh wilayah Indonesia.
Pembentukan DBPI disebut selaras dengan prinsip Asta Cita, khususnya dalam agenda transformasi sumber daya manusia (SDM), penguatan fondasi ekonomi, serta modernisasi infrastruktur nasional. Dalam implementasinya, DBPI akan mendorong peningkatan kompetensi buruh, modernisasi operasional pelabuhan, serta penguatan standar keselamatan dan profesionalisme kerja.
Dalam konteks logistik nasional, buruh pelabuhan memegang posisi strategis sebagai tulang punggung rantai distribusi. Kelancaran arus barang, stabilitas konektivitas antardaerah, hingga keberlanjutan rantai pasok nasional sangat ditentukan oleh kinerja sektor kepelabuhanan.
DBPI menegaskan bahwa pelabuhan yang aman, efisien, ekonomis, dan produktif hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antarpemangku kepentingan. Karena itu, pembentukan dewan ini menjadi wadah konsolidasi pekerja pelabuhan untuk:
1. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional pelabuhan.
2. Menjadi mitra konstruktif pemerintah, termasuk DANANTARA, dalam memperkuat tata kelola logistik nasional.
3. Mendukung pengembangan kompetensi SDM agar mampu bersaing pada standar global.
4. Mewujudkan lingkungan kerja yang aman, harmonis, tangguh bencana, profesional, serta berdaya saing internasional.
