Daerah  

Sembunyikan Sabu di Rumah Walet, Pemuda 19 Tahun Diringkus Polsek Jelai Hulu

"Barang bukti berupa lima klip plastik berisi sabu seberat 2,58 gram yang disita dari tangan pelaku D di Desa Perigi, Kabupaten Ketapang, Kamis (12/2/2026)."
Barang bukti berupa lima klip plastik berisi sabu seberat 2,58 gram yang disita dari tangan pelaku D di Desa Perigi, Kabupaten Ketapang, Kamis (12/2/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

FAKTANASIONAL.NET, KALBARSatuan Reserse Kriminal Polsek Jelai Hulu, Polres Ketapang, membongkar praktik peredaran gelap narkotika di Desa Perigi, Kecamatan Jelai Hulu.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pemuda berinisial D (19) beserta sejumlah paket sabu siap edar pada Kamis (12/2/2026) malam.

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh personel Polsek Jelai Hulu ini menyasar sebuah gedung sarang burung walet yang diduga kuat sering dijadikan lokasi transaksi barang haram.

Baca Juga: BNN Bongkar Tren “Vape Narkoba”: Dari Alat Isap Elektrik Hingga Jadi Kedok Sabu Cair

Kapolsek Jelai Hulu, Zainal Mutakhir, mengungkapkan bahwa operasi ini bermula dari keresahan warga terkait aktivitas mencurigakan di area rumah walet tersebut.

Menanggapi laporan masyarakat, tim kepolisian segera melakukan pengintaian mendalam di lokasi yang dimaksud.

Tepat pukul 23.00 WIB, petugas melakukan tindakan hukum dan berhasil mengamankan pelaku D tanpa perlawanan.

Dalam penggeledahan badan, polisi menemukan serbuk kristal yang disembunyikan secara rapi di dalam saku celana pelaku.

“Dari tangan terduga pelaku, kami mengamankan 5 plastik klip berisikan serbuk kristal yang diduga sabu dengan berat total 2,58 gram bruto, beserta perangkat lainnya,” ujar Zainal Mutakhir saat dikonfirmasi, Jumat.

Selain mengamankan paket narkotika, polisi juga menyita sejumlah perangkat pendukung yang mengindikasikan bahwa barang haram tersebut siap didistribusikan.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Jelai Hulu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti pada penangkapan satu tersangka saja. Fokus penyelidikan saat ini diarahkan untuk memutus mata rantai pasokan.