FAKTANASIONAL.NET – Eskalasi konflik di Asia Selatan meningkat tajam setelah militer Pakistan melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, pada Jumat dini hari (27/2/2026).
Serangan ini merupakan balasan atas aksi Afghanistan yang sebelumnya menggempur situs militer Pakistan di sepanjang Garis Durand pada Kamis malam.
Militer Pakistan mengeklaim operasi tersebut menewaskan 133 pejuang Afghanistan dan melukai lebih dari 200 orang.
Menanggapi situasi yang kian genting, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal (Deng Ical), mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk segera mengambil langkah konkret demi melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di kedua negara tersebut.
Baca Juga: Ketegangan Asia Timur: Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik Terbaru
“Keamanan dan keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama. Saya meminta Kemlu melalui KBRI di masing-masing negara untuk terus memantau perkembangan situasi dan menjalin komunikasi intensif dengan para WNI,” ujar Syamsu Rizal dalam keterangan resminya.
Politisi PKB ini menegaskan bahwa WNI yang berada di zona konflik harus ekstra waspada dan menjauhi titik-titik rawan yang berpotensi menjadi sasaran militer.










