Di tengah kekacauan pasar energi, Presiden AS Donald Trump justru memberikan pernyataan yang memicu perdebatan.
Ia menganggap lonjakan harga tersebut hanyalah fenomena jangka pendek dan merupakan “harga kecil” yang harus dibayar demi kepentingan geopolitik.
Padahal, penghentian produksi di Irak dan ketidakpastian jalur laut mulai mengancam stabilitas inflasi di banyak negara importir minyak.[dit]











