“Selama beberapa bulan terakhir kami dan keluarga mengalami cyberbullying yang sangat besar. Banyak komentar, tuduhan, bahkan penyebaran informasi pribadi yang terjadi,” tuturnya.
“Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, tetapi pengalaman ini membuat kami memahami betapa kuatnya dampak media sosial terhadap kehidupan seseorang,” sambungnya.
Sepakat Damai Lewat Mediasi
Kabar baiknya, Zendhy memastikan bahwa perselisihan ini telah mencapai titik temu melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh kepolisian.
Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik bagi konsumen maupun pelaku usaha.
“Saya belajar menjadi konsumen yang lebih baik. Teman-teman yang menjalankan usaha juga tentu belajar menjadi pelaku usaha yang lebih baik. Dan kita semua belajar menjadi warga negara yang lebih dewasa di tengah kehidupan yang sangat dipengaruhi media sosial,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Zendhy meminta publik untuk menghormati hasil mediasi tersebut agar semua pihak bisa kembali beraktivitas dengan tenang.
“Yang paling penting bagi saya sekarang adalah persoalan ini sudah selesai melalui mediasi. Mari kita sama-sama menghormati proses itu dan melanjutkan hidup dengan lebih tenang dan lebih bijak,” pungkas Zendhy.











