Keduanya tidak hanya bernostalgia, namun juga membahas berbagai persoalan strategis yang tengah dihadapi bangsa dan negara saat ini.
”Pertemuannya berlangsung sangat akrab, membahas berbagai persoalan bangsa dan negara,” jelas Hasto.
Bagi PDIP, pertemuan tersebut merupakan manifestasi dari jati diri bangsa yang mengedepankan dialog dan musyawarah.
Lebih lanjut, Hasto juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan silaturahmi Megawati dengan para mantan presiden lainnya di momen Idulfitri 1447 H.
Ia menegaskan bahwa esensi Lebaran bagi Megawati adalah semangat persaudaraan yang bersifat universal.
Menurutnya, tradisi halal bihalal ini adalah kekuatan asli kebudayaan Indonesia yang harus terus dijaga oleh para elite politik.
”Dan itu kan dirintis oleh Bung Karno melalui halalbihalal, yang merupakan tradisi merayakan Idul Fitri yang sangat khas Indonesia dan betul-betul berkebudayaan Indonesia,” pungkas Hasto.











