Selain itu, sistem zonasi yang membuat siswa bersekolah dekat rumah sebenarnya sudah membantu efisiensi energi. Sebaliknya, PJJ yang berkepanjangan dikhawatirkan memicu learning loss dan kesenjangan akses fasilitas antar siswa.
Meski PTM diprioritaskan, DPR memandang PJJ tetap berguna sebagai solusi adaptif dalam kondisi khusus, seperti bencana alam atau wilayah terpencil yang krisis pengajar.
Namun, untuk kondisi normal pasca libur Idulfitri, pemerintah daerah diimbau untuk tidak ragu melanjutkan sekolah tatap muka. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan lingkungan sekolah tetap aman serta kondusif bagi peserta didik.[dit]











