Data seismograf menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 23 mm dengan durasi gempa letusan hingga 179 detik, menandakan energi vulkanik yang masih sangat besar di dalam kawah.
Saat ini, Gunung Semeru bertahan pada Status Level III (Siaga). Otoritas setempat melarang keras adanya aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak. Selain itu, radius 5 km dari kawah harus steril karena risiko lontaran batu pijar.
Masyarakat juga diimbau waspada terhadap potensi lahar dingin di sepanjang aliran sungai, terutama saat intensitas hujan meningkat di wilayah puncak.[dit]








