Menariknya, ketika dikonfirmasi soal dirinya yang menginap di hotel mewah Grand Hyatt selama masa pemeriksaan, Haji Her merespons dengan penuh percaya diri.
“Wah, hotel mahal itu? Iya, saya kan banyak uang,” sahutnya enteng. Ia juga menampik tudingan mengenai keterlibatannya dalam pusaran manipulasi pita cukai yang menjadi inti masalah.
Dalam kesempatan yang sama, pengusaha nyentrik ini tak lupa memberikan klarifikasi tegas perihal isu yang menyebut dirinya sempat mangkir dari panggilan lembaga antirasuah tersebut.
Haji Her meluruskan bahwa surat panggilan dari KPK tiba di kantornya pada tanggal 1 sore, saat dirinya tengah berada di luar kota.
Ia baru secara fisik menerima dokumen panggilan pada tanggal 4. Oleh karena itu, ia membantah keras narasi melarikan diri. Sebaliknya, kehadirannya di markas KPK merupakan inisiatif pribadinya demi bersikap kooperatif usai KPK menyita miliaran rupiah terkait kasus suap impor sejak Desember 2025.[dit]











