FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Australia secara resmi menyatakan tidak akan terlibat dalam rencana blokade militer Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz.
Keputusan ini muncul di tengah eskalasi ketegangan global menyusul kegagalan perundingan damai antara Washington dan Teheran.
Sikap Tegas Perdana Menteri
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada permintaan resmi dari pihak AS.
Ia juga mengindikasikan keberatan karena menilai kebijakan tersebut diambil secara sepihak oleh Washington.
“Kami belum diminta, dan saya tidak berharap kami akan diminta,” tegas Albanese dalam wawancara di acara Today Show Nine, Senin (13/4).
Langkah keras AS ini sebelumnya dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang berang terhadap kebijakan Iran terkait pengenaan tarif bagi kapal yang melintas di jalur strategis tersebut.
Melalui platform Truth Social, Trump menyatakan, “Tidak seorang pun yang membayar pungutan ilegal akan mendapatkan perjalanan yang aman di laut lepas.”
Kekhawatiran Dampak Ekonomi Global
Menteri Sumber Daya Australia, Madeleine King, memberikan peringatan mengenai risiko ekonomi yang membayangi jika blokade tetap dilaksanakan.
Menurutnya, tindakan tersebut justru akan memperkeruh situasi perdagangan internasional yang sudah rentan.
