Hadapi Disrupsi Selat Hormuz, Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Sains dan Teknologi Adalah Fondasi Ketahanan Nasional

/Dok. Kemendiktisaintek

FAKTANASIONAL.NET – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi merupakan instrumen vital bagi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global.

Hal ini disampaikan menyusul kekhawatiran atas potensi gangguan rantai pasok global, termasuk disrupsi di Selat Hormuz yang berdampak langsung pada sektor energi dan perdagangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Brian saat menghadiri Contingency Workshop on Hormuz Disruption Response-Crisis Management and Needed Structural Transformation and Technology Innovations yang digelar oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Kemandirian Strategis di Tengah Ketidakpastian

Baca Juga: Target Pertumbuhan 8 Persen, Mendiktisaintek Brian Yuliarto Dorong Kampus Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Dalam forum tersebut, Menteri Brian menyoroti dinamika global yang semakin kompleks dan berdampak pada stabilitas impor serta energi nasional.

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, penguatan kemandirian strategis nasional menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

Menteri Brian menekankan bahwa respons terhadap krisis tidak boleh hanya bersifat jangka pendek.

Indonesia perlu membangun daya tahan melalui transformasi struktural yang berbasis pada riset dan teknologi.

Exit mobile version