FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak mentah dunia kembali meroket pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, menghapus tren penurunan tajam yang terjadi akhir pekan lalu.
Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya kembali ketegangan di Selat Hormuz yang mengancam stabilitas gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Berdasarkan data Reuters pada Selasa (21/4/2026), berikut pergerakan harga minyak terbaru:
-
Minyak mentah Brent: Ditutup melonjak 5,10 Dolar AS (5,64%) ke level 95,48 Dolar AS per barel.
-
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI): Naik signifikan 5,76 Dolar AS (6,87%) menjadi 89,61 Dolar AS per barel.
Optimisme Pasar yang Sirna
Kenaikan tajam ini berbanding terbalik dengan kondisi pada Jumat lalu, di mana harga minyak sempat anjlok sekitar 9 persen setelah Iran menjamin jalur pelayaran Selat Hormuz tetap dibuka.
Namun, situasi memanas selama akhir pekan setelah AS menyita kapal kargo Iran yang diduga mencoba menembus blokade, yang kemudian memicu ancaman balasan dari Teheran.
Direktur energi berjangka Mizuho, Bob Yawger, menilai perubahan drastis ini telah mengubah sentimen pelaku pasar secara total.
