“Ini salah satu trobosan bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah bisa memecahkan masalah, terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan sebelumnya tidak punya rumah atau sewa,” kata Suharyanto.
Selain melihat perkembangan pembangunan huntara, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan berupa sembako kepada warga serta bingkisan untuk anak-anak guna membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak. Di lokasi tersebut, Suharyanto kembali berdialog dengan warga untuk mendengar aspirasi sekaligus memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Interaksi langsung dengan masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam evaluasi kebijakan dan upaya peningkatan layanan pemerintah dalam penanganan pascabencana.
Pemerintah melalui BNPB menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga proses pemulihan berjalan optimal. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat Aceh Tamiang dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Abdul Muhari, Ph.D.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB











