Jurus ‘Panda Bond’ di Tengah Gejolak Rupiah: Strategi Baru Tim Ekonomi Pemerintah

Ilustrasi - Dok. mandiriamalinsani.or.id

Di sisi lain, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi memberikan pandangan optimis terkait melorotnya harga saham belakangan ini. Melansir ulasan wartawan senior Dahlan Iskan, penurunan tersebut diibaratkan sebagai “demam pasca-operasi”.

Hal ini terjadi karena OJK tengah melakukan koreksi besar terhadap transparansi pasar modal untuk memenuhi standar internasional, termasuk pengungkapan pemegang saham di bawah lima persen dan penerima manfaat terakhir perusahaan.

Meskipun proses pembenahan ini menimbulkan guncangan jangka pendek, transformasi menuju arena investasi yang lebih “terang” dan transparan diyakini akan menyehatkan pasar modal Indonesia di masa depan.

Panda Bond dan reformasi internal OJK menjadi dua senjata utama pemerintah untuk menstabilkan ekonomi nasional di tengah tantangan global, sembari perlahan mengurangi ketergantungan kronis terhadap dominasi mata uang Amerika Serikat.[dit]

Exit mobile version