Sandri mengetahui saat ini sedang ramai pemberitaan dukungan dari berbagai kelompok masyarakat terhadap sejumlah figur perwira tinggi agar diangkat jadi Kapolda.
Bagi Sandi Rumanama, wajar saja jika banyak yang meng-endorse para perwira yang dianggap kompeten mengisi jabatan Kapolda yang kosong. Tapi ingat, jangan sampai offside karena itu kewenangan progratif Kapolri.
“Saya liha ramai pemberitaan, jenderal ini layak, jenderal itu layak. Ada yang usung jendral itu cocok jadi Kapolda Malut. Organisasi ini mendukungan jenderal ini jadi kapol Aceh, Sulteng, Sultra dll. Cara-cara itu sah saja, namun jangan lebay, gitu loh. Kan itu hak prerogatif Kapolri. Hormati dong…,” kata Sandri, pria berdarah Melanesia-Maluku.









