Sejumlah nama besar yang ikut dicecar penyidik antara lain Direktur Utama PT KGBS Eko Budianto, Direktur PT KGBS Nova Yanti, Direktur PT TT Muh Aliuddin Arief, Komisaris PT TT Hani Fulianda, serta Direktur PT SIMB Maria Agnesia Simanjuntak.
Dari rentetan saksi tersebut, hanya seorang pegawai PT SIMB bernama Marvel Brain Pasaribu yang tercatat mangkir dari panggilan.
Pengusutan skandal sertifikasi K3 ini nyatanya merupakan hasil pengembangan masif dari kasus korupsi yang sebelumnya menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel.
Dalam penyidikan terdahulu, Noel telah buka suara dan mengakui menerima cipratan dana sebesar Rp3 miliar.
Uang itu diserahkan oleh Irvian Bobby Mahendro Putra, seorang oknum pejabat Kemnaker yang tenar dengan julukan “sultan” di lingkup kementerian.
Berdasarkan temuan penyidik KPK, dana awal yang bermuara pada sang mantan Wamenaker tersebut diketahui bersumber dari PT Kem Indonesia.[dit]










