BGN Tegaskan Pendaftaran Dapur MBG Gratis dan Lewat Jalur Resmi
Merespons pengungkapan kasus tersebut, Wakil Kepala BGN, Soni Sanjaya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polda Jabar atas kecepatan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan membongkar jaringan penipuan ini. Ia berharap keempat buronan dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan.
Soni menegaskan dan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah memercayai tawaran kemitraan berbayar, karena mekanisme resmi pembukaan dapur MBG sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun.
“Proses pengajuan itu murni dilakukan secara daring lewat portal resmi Mitra.bgn.go.id. Jadi, mustahil ada orang yang bisa menjual atau memfasilitasi pembukaan titik dengan uang. Itu celah yang dimanfaatkan penipu untuk mencatut nama pejabat, termasuk nama saya sendiri,” tegas Soni.
Soni juga mengungkapkan bahwa pola kejahatan serupa ternyata terdeteksi muncul di wilayah lain, seperti di Batam dan Lombok Timur.
Ia meminta masyarakat yang merasa pernah ditawari atau menjadi korban modus serupa untuk tidak ragu segera melapor ke aparat kepolisian terdekat.
Untuk sisa alokasi titik SPPG yang masih tersedia, Soni memastikan bahwa pengajuannya ke depan wajib melalui usulan resmi dari pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota, terutama difokuskan untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil.
“Jadi jangan percaya oknum yang menawarkan jalan pintas berbayar, semuanya jalur resmi dan transparan,” pungkas Soni.
Baca Juga: Website MBG Kabupaten Bogor Tidak Bisa Diakses Pasca Terbongkarnya 7 Dapur MBG Keluarga Waka BGN










