Kalbar  

Puluhan Peserta Jajal Rute Lintas Negara MBCI Menuju Festival Motor Besar Asia Tenggara

Para pengendara motor besar bersiap memacu kendaraan mereka menaklukkan jarak jauh menyusuri wilayah tapal batas darat Pulau Borneo. (Dok. HO/Faktanasional)

FAKTANASIONAL.NET – Sebanyak 65 peserta dari komunitas otomotif bersiap menaklukkan Rute Lintas Negara MBCI dengan titik keberangkatan dari halaman Kantor Wali Kota Pontianak menuju Sarawak dan Brunei Darussalam pada Selasa.

Ketua MBCI Kalbar Indra Kurnianto menjelaskan bahwa pihak panitia penyelenggara pada awalnya hanya membuka batas kuota pendaftaran secara terbatas untuk 50 peserta saja.

Namun tingginya antusiasme dari para pencinta otomotif di tanah air membuat panitia akhirnya menambah jumlah peserta touring jarak jauh tersebut menjadi 65 orang.

Peserta yang ikut berpartisipasi dalam agenda Rute Lintas Negara MBCI ini tidak hanya berasal dari wilayah Kalimantan Barat melainkan dari berbagai kota seperti Yogyakarta, Jakarta, hingga Jawa Timur.

Rombongan penunggang motor besar tersebut akan memacu kendaraannya melintasi jalur panjang mulai dari Kota Pontianak menuju kawasan Sri Aman hingga masuk ke wilayah Miri di Sarawak.

Perjalanan rombongan kemudian akan dilanjutkan menembus perbatasan Kesultanan Brunei Darussalam sebelum berbalik arah menuju Sibu dan bermuara di Kota Kuching, Malaysia.

Destinasi utama di Kuching merupakan lokasi diselenggarakannya agenda prestisius Bike Week Festival Motor Besar se-Asia Tenggara yang mempertemukan berbagai komunitas otomotif mancanegara.

“Ini momen yang sangat ramai, kemungkinan bisa tumpah sampai ribuan kendaraan motor besar,” jelasnya.

Kehadiran delegasi roda dua dari Indonesia di ajang internasional tersebut dinilai sebagai momentum paling tepat untuk memperluas dan memperkuat jejaring persaudaraan antar pencinta otomotif.

Seusai merampungkan seluruh rangkaian kegiatan di negeri jiran tersebut, rombongan dijadwalkan langsung kembali pulang menembus perbatasan tanah air melalui Pos Lintas Batas Negara Aruk.

Indra Kurnianto menyebut perjalanan melintasi aspal antarnegara ini akan membentuk formasi rute melingkar sejauh 360 derajat yang menjadikan Pontianak sebagai titik mula sekaligus titik finis.

“Pulangnya kami akan melewati Aruk, rotasi 360 derajat hingga sampai kembali di Pontianak. Insya Allah tiba pada Minggu, 24 Mei 2026,” ujarnya.

Ketahanan mesin setiap kendaraan peserta telah melalui tahap pengecekan ketat guna meminimalisir kendala teknis saat melintasi jalur perbatasan yang sebagian areanya cukup sepi.

Pihak penyelenggara memastikan seluruh peserta memiliki dokumen resmi kendaraan serta siap mematuhi aturan berlalu lintas yang berlaku di masing-masing negara demi menjaga nama baik Indonesia.

Seluruh rombongan otomotif ini diharapkan dapat menuntaskan misi penjelajahan aspal lintas negara tanpa insiden berarti dan kembali berkumpul di Kota Khatulistiwa dalam keadaan sehat.